Beratus-ratus abab
yang lalu ketika Kebebasan dan logika mengalir seimbang mewarnai Kehidupan. Pada saat itulah manusia-manusia mulai bisa
mengungkap semua misteri di masa lalu mereka. Suatu ketika, manusia bijak membuat
perundingan besar sepanjang sejarah kebebasan, dan mereka menamakan perundingan
itu dengan nama Qocuyoc, karna mereka berhasil
mengungkap sejarah manusia lalu yang mereka sebut dunia di zaman Kokklvo,
dan
dunia yang mereka tempati sekarang disebut zaman Noptokocal.
Para manusia bijak memprediksi
jika
batas takdir dunia mereka berada didalam pantulan alam yang
disebut Oupocvlo toeo, dan berarti selama ini
takdir mereka dimulai dari zaman Kokklvo, dan batas
penentuannya di zaman
Yiwb. Dari hasil perundingan
tersebut, disepakatilah oleh semua pihak untuk membuat sebuah buku berjudul Npioyoc,
dimana buku itu akan diturunkan pada setiap generasi manusia yang bijak dan
tak berego, dan akan terus-menerus berubah, bertambah bahasan lagi, ketika penyeleksian
zaman dimulai. Buku itu bukan buku sembarangan. Setiap guratan tintanya
mengandung arti yang dalam bagi kehidupan sebelumnya, dan mengandung
misteri-misteri ilmu yang Nampak dan tak Nampak..,
Salah satu ilmu super
dasyat dan rahasia disana adalah ilmu kehidupan yang disebut Precepnoil
dan ilmu kematian yang disebut Qocvoctos. Masing-masing memiliki prinsipnya
tersendiri. Dan bersama keduanya mereka akan menjadi jiwa alam yang tak
terkalahkan oleh manusia lainnya. Dan hal dikhawatirkan pun terjadi pada zaman Nopocolvo.
Seorang manusia yang bijak, namun ternyata licik, berhasil
menggabungkan kedua ilmu yang seharusnya terpisah itu. Dan hasilnya, peperangan
yang tak terbayangkan oleh logika pun mewarnai bumi dengan pertumpahan darah
dan hujan api di seluruh planet-planet yang ada di dalam kawasan alam semesta.
Hampir sebagian alam semesta menjadi sebuah
neraka yang terlihat nyata di pelupuk mata. Untuk bisa menghentikan itu,
diperlukan sebuah pengorbanan. Inilah
jalan satu-satunya untuk menghentikan peperangan antara Precepnoil dan Qocvoctos,
yang dikendalikan oleh Slocboaos, manusia licik yang ingin memegang
jagad raya di genggaman tangannya.
Satu-satunya cara
adalah dengan menghancurkan pohon Eaeuqepioc.., dimana pada setiap
bunga keramatnya akan melahirkan satu buah biji kehidupan , yang
sangat bermanfaat sekali untuk bangsa Elf dan Fairy, agar dapat menyelaraskan alam kembali. Dan dapat pula
menyembuhkan luka dan juga sakit, secara fisik maupun mental.
Banyak sekali jiwa yang
mati disaat para pemegang Precepnoil, ingin menghancurkan
pohon Eaeuqepioc, karna banyak dari mereka yang dibunuh duluan oleh
bangsa Qocvoctos, yang di dominasi oleh Kaum Iblis, salah satu Ras yang memegang ilmu
kematian. Namun pada akhirnya
salah satu Orang dari bangsa manusia, berhasil menebas batang pohon itu.
Pohon Eaeuqepioc
pun ambruk dan membusuk dengan sangat cepat dalam hitungan detik. Semua mahkluk yang
melihat kejadian itu,
merasa kaget dan was-was.
Namun.., tidak
ada akibat yang mereka rasakan saat pohon Eaeuqepioc dilumpuhkan. Ras Iblis
mengira Eaeuqepioc tidak memiliki apa-apa untuk kehidupan mereka,
dan melanjutkan peperangan melawan Ras lainnya.
Dan.., beberapa menit kemudian, mulailah terjadi hal yang ganjal di sekitar mereka. Tanah yang mereka injak mulai berguncang dan dari dua
arah yang berbeda mereka melihat gelombang panas dan dingin yang besar, melaju
cepat kearah mereka dan menghanyutkan mereka di dalam energi kebebasan yang
menyempit dalam satu titik tertentu.
Semua grafitasi di
tempat itu melengkung akibat tekanan dan putaran kuat arus laut yang melawan
arus grafitasi bumi dengan kecepatan cahaya dan pada akhirnya grafitasi melengkung
itu, menyatu dan membentuk sebuah lorong tak berujung dari dasar laut hingga
naik ke permukaan tempat itu berada.
Lorong hitam
keungu-unguan dan tak berujung itu menyedot setiap kebebasan di sekitarnya. Dan
meninggalkan setiap kehidupan material disana. hingga pada akhirnya kehidupan
kembali berjalan normal seperti biasanya. Namun.., kenyataan
terpahitnya, manusia-manusia yang hidup di planet lain harus terpisah untuk
sekian lamanya,
karna kebebasan yang mereka punya telah tiada, dan ada sebagian manusia yang
tak selamat, tersedot kedalam lorong tak berujung itu.
Sekarang..,
tempat itu menyamarkan wujudnya
menjadi sebuah tempat yang tidak boleh dikunjungi. Tempat yang sampai sekarang
masih disebut-sebut dengan nama tempat kutukan. Tapi.., inilah sebuah
pengorbanan. Apa yang seharusnya tak Nampak, biarlah tetap tak Nampak.
Namun yang tertinggal,
tetap akan menyisakan bekas...,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar