Translate

Jumat, 16 Agustus 2013

SEJARAH CERITA


Beratus-ratus abab yang lalu ketika Kebebasan dan logika mengalir seimbang mewarnai Kehidupan.  Pada saat itulah manusia-manusia mulai bisa mengungkap semua misteri di masa lalu mereka. Suatu ketika, manusia bijak membuat perundingan besar sepanjang sejarah kebebasan, dan mereka menamakan perundingan itu dengan nama Qocuyoc, karna mereka berhasil mengungkap sejarah manusia lalu yang mereka sebut dunia di zaman Kokklvo, dan dunia yang mereka tempati sekarang disebut zaman Noptokocal.

Para manusia bijak memprediksi jika batas takdir dunia mereka berada didalam pantulan alam yang disebut Oupocvlo toeo, dan berarti selama ini takdir mereka dimulai dari zaman Kokklvo, dan batas penentuannya di zaman Yiwb. Dari hasil perundingan tersebut, disepakatilah oleh semua pihak untuk membuat sebuah buku berjudul Npioyoc, dimana buku itu akan diturunkan pada setiap generasi manusia yang bijak dan tak berego, dan akan terus-menerus berubah, bertambah bahasan lagi, ketika penyeleksian zaman dimulai. Buku itu bukan buku sembarangan. Setiap guratan tintanya mengandung arti yang dalam bagi kehidupan sebelumnya, dan mengandung misteri-misteri ilmu yang Nampak dan tak Nampak..,

Salah satu ilmu super dasyat dan rahasia disana adalah ilmu kehidupan yang disebut Precepnoil dan ilmu kematian yang disebut Qocvoctos. Masing-masing memiliki prinsipnya tersendiri. Dan bersama keduanya mereka akan menjadi jiwa alam yang tak terkalahkan oleh manusia lainnya. Dan hal dikhawatirkan pun terjadi pada zaman Nopocolvo. Seorang manusia yang bijak, namun ternyata licik, berhasil menggabungkan kedua ilmu yang seharusnya terpisah itu. Dan hasilnya, peperangan yang tak terbayangkan oleh logika pun mewarnai bumi dengan pertumpahan darah dan hujan api di seluruh planet-planet yang ada di dalam kawasan alam semesta.
           
 Hampir sebagian alam semesta menjadi sebuah neraka yang terlihat nyata di pelupuk mata. Untuk bisa menghentikan itu, diperlukan sebuah pengorbanan. Inilah jalan satu-satunya untuk menghentikan peperangan antara Precepnoil dan Qocvoctos, yang dikendalikan oleh Slocboaos, manusia licik yang ingin memegang jagad raya di genggaman tangannya.

Satu-satunya cara adalah dengan menghancurkan pohon Eaeuqepioc.., dimana pada setiap bunga keramatnya akan melahirkan satu buah  biji kehidupan , yang sangat bermanfaat sekali untuk bangsa Elf dan Fairy, agar dapat menyelaraskan alam kembali. Dan dapat pula menyembuhkan luka dan juga sakit, secara fisik maupun mental.

Banyak sekali jiwa yang mati disaat para pemegang  Precepnoil, ingin menghancurkan pohon Eaeuqepioc, karna banyak dari mereka yang dibunuh duluan oleh bangsa Qocvoctos, yang di dominasi oleh Kaum Iblis, salah satu Ras yang memegang ilmu kematian. Namun pada akhirnya salah satu Orang dari bangsa manusia, berhasil menebas batang pohon itu.

Pohon Eaeuqepioc pun ambruk dan membusuk dengan sangat cepat dalam hitungan detik. Semua mahkluk yang melihat kejadian itu, merasa kaget dan was-was. Namun.., tidak ada akibat yang mereka rasakan saat pohon Eaeuqepioc dilumpuhkan. Ras Iblis mengira Eaeuqepioc  tidak memiliki apa-apa untuk kehidupan mereka, dan melanjutkan peperangan melawan Ras lainnya.

Dan.., beberapa menit kemudian,  mulailah terjadi hal yang ganjal di sekitar mereka.  Tanah yang mereka injak mulai berguncang dan dari dua arah yang berbeda mereka melihat gelombang panas dan dingin yang besar, melaju cepat kearah mereka dan menghanyutkan mereka di dalam energi kebebasan yang menyempit dalam satu titik tertentu.

Semua grafitasi di tempat itu melengkung akibat tekanan dan putaran kuat arus laut yang melawan arus grafitasi bumi dengan kecepatan cahaya dan pada akhirnya grafitasi melengkung itu, menyatu dan membentuk sebuah lorong tak berujung dari dasar laut hingga naik ke permukaan tempat itu berada.

Lorong hitam keungu-unguan dan tak berujung itu menyedot setiap kebebasan di sekitarnya. Dan meninggalkan setiap kehidupan material disana. hingga pada akhirnya kehidupan kembali berjalan normal seperti biasanya.  Namun.., kenyataan terpahitnya, manusia-manusia yang hidup di planet lain harus terpisah untuk sekian lamanya, karna kebebasan yang mereka punya telah tiada, dan ada sebagian manusia yang tak selamat, tersedot kedalam lorong tak berujung itu.

Sekarang.., tempat itu menyamarkan wujudnya menjadi sebuah tempat yang tidak boleh dikunjungi. Tempat yang sampai sekarang masih disebut-sebut dengan nama tempat kutukan. Tapi.., inilah sebuah pengorbanan. Apa yang seharusnya tak Nampak, biarlah tetap tak Nampak.




Namun yang tertinggal, tetap akan menyisakan bekas...,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar